15.12.12
Day #9: Hati
Canggung bicara
Mendadak kelu
Tiba-tiba malu
Bahagia yang terlalu
Kata terucap tak perlu
Karena hati dan hati yang menyatu
Metta
Kaohsiung, 15 Desember 2012
10:50, ruang cuci asrama
12.12.12
Day #8: Manusia Super
Bagaimana bisa
Dia tidak berbuat
Hanya diam hadir
Tapi transfer energi
Dengan kekuatan bermega-mega watt?
Dan saya menjadi utuh
Tidak butuh apa-apa lagi
Metta
Kaoshiung, 10 Desember 2012
02:11, di kamar dan skripsi
6.12.12
Day #7: Deadline
![]() |
| pic: favim |
Jam tumpah setiap detiknya
Berlarian dengan deadline
Suara tuts keyboard tak putus
Tidak ada harum kopi untuk dihirup
Tidak ada kecup mesra ' Selamat Malam'
Doa panjang tak berujung
Dia hanya bersenggama dengan pikirannya
Setiap hari
Metta
Kaohsiung, 6 Desember 2012
11:20, di kelas bisnis jerman blaaah bosan!
5.12.12
Day #6: Desember
![]() |
| pic: flickr |
Desember tiba menyapa
Meninggalkan November
Dengan kalender gugur
Tanggalnya kering berjatuhan
Gerimisnya meleleh di jendela
Mengecup mendung di keningmu
Memeluk dingin di dagumu
Meniupkan angin ke kupingmu
Dengan segelas susu coklat
Bersembunyi di balik selimut
Menyentuh hangat kulitmu
Lagu natal berkumandang
Lalu pantat menari goyang-goyang
Metta
Kaohsiung, 5 Desember 2012
13:11, di kamar dan skripsi
3.12.12
Day #5: Gerimis Tiada
![]() |
| pic: tumblr |
Gerimisku telah hilang menepi
Layu di tengah aspal
Menguap menjadi awan
Berkilau menjadi pelangi
Dan dewadewi menari-nari di atasnya
Gerimisku telah bermuara
Menemukan kawanannya
Bersenda gurau
Berduyun-duyun
Kembali
Ke laut
Metta
Kaohsiung, 3 Desember 2012
23:30, di kamar dingindingin empuk
1.12.12
Day #4: Pesan
Malam ini aku bersetubuh dengan malam
Mencari kenikmatan di tarian pagi
Mengelora dengan gerimis di ujung tangan
Menulisi puisi-puisi tumpah ruah
Merangsang otak dengan uap kebebasan
Bercumbu mesra dengan idealisme
Jangan lemah, jangan pongah, kataku
Masih ada perang yang belum menang
Masih ada sisa darah di nadi yang belum mengering
Masih ada air mata yang belum tergenang
Lalu tuhan tertawa-tawa
Melihat manusia
Yang siang malam berdoa dan menangis
Meminta dan mencari dia
Pesanku satu: jangan mati
Itu saja.
Metta
Kaohsiung, 1 Desember 2012
23:14, di kamar dan deadline skripsi di ujung mata
30.11.12
Day #3: Kunang-kunang
![]() |
| pic: tumblr |
Senja turun perlahan di kota
Di antara daun gugur dan hembusan angin
Kau tersembunyi di ujung malam
Melekat cahaya berbias di mata
Di balik gedung-gedung tinggi
Kau berterbangan
Bebas lepas naik turun
Kerlap kerlip
Menggoda
Mempesona
Dan lalu
HAP!
Kutangkap.
Metta
Kaohsiung, 30 November 2012
23:22, di kamar dan mencari mood mengerjakan skripsi (lagi)
Subscribe to:
Posts (Atom)
new post
Di Bulan Maret
Di bulan Maret ini aku tidak terlalu banyak membaca buku, sepertinya aku sedang berada di situasi yang memang perlu duduk reflektif dan mer...
-
Bandung, 2016 Dari kejauhan terdengar panggung lenong dengan musik Betawinya yang khas. Terdengar lagu-lagu ceria berirama cepat d...
-
'Saya mau banting setir jadi seniman,' ujar saya kepadamu dengan menatap bola matamu yang kehitaman. 'Kenapa?' tanyamu ...
-
Mempunyai perjalanan yang menghabiskan waktuku selama empat jam perjalanan membuatku menjadi terbiasa dengan perpindahan, berdesakan deng...



