Sunday, April 24, 2011

7 orang

Seharusnya aku belajar malam ini karena besok ulangan Hukum Taiwan karena 2 minggu lagi aku akan menghadapi test besar-besaran. Namun entah mengapa hari ini aku enggan untuk membuka buku dan belajar. Rasanya enggan. Sedang dalam ambang kebosanan. Seharusnya seperti sebuah renungan bosan itu hanyalah perasaan hanya sebuah kondisi yang dirasakan seseorang. Hanya apa yang manusia pikirkan dan menelusupi setiap lapisan otak seseorang, hingga ke laci-lacinya. Hari ini aku menghabiskan waktuku dengan tidur siang lama setelah di pagi hari aku ke gereja untuk merayakan Paskah. Lalu siang hari aku harus mengerjakan test proficiency inggris CSEPT. Aku lelah, butuh kesegaran.

Sebenarnya sudah sekian lama aku tidak menulis mengenai hal ini. Aku merasa tema ini tidak lah begitu penting di umurku yang sekarang. Menurutku aku masih terlalu muda untuk sebuah tema mengenai 'cinta'. Namun entah mengapa aku sedang ingin mengambil tema ini. Sebenarnya di umurku ini, perjalanan cinta itu masihlah jauh untuk ke sebuah jenjang yang lebih tinggi. Seperti misalnya sering kali kita mendengar cerita manis gula kapas teman kita. Kita pun ikut merasa senang dan sedih karenanya. Akhir-akhir ini sering sekali aku mendengar seseorang yang mengakhiri hubungannya dengan seseorang setelah sekian lama mereka bersama.

Aku belum pernah sih merasakan cinta yang sampai segitunya. Aku masih anak bawang dalam urusan cinta sehingga sering kali aku menyediakan kupingku untuk mendengar cerita cinta temanku dan aku bisa belajar dari situ. Untuk seorang anak yang sedang dalam studi luar negeri, menurutku aku akan sangat labil apabila aku punya pacar atau 'teman dekat'. Sehingga kurasa belum saatnya aku untuk berpikir jauh ke sana. Masih banyak hal yang harus kupikirkan.

Namun ada kalanya, aku hanya manusia biasa diawal usia dewasaku 20 tahun, terkadang aku ingin ada 'seseorang'. Aku rasa itu sangat alamiah karena kurasa memang sudah umurnya. Kalau kata temanku, " Kita di sini bukannya gak punya waktu buat ngurusin kayak begituan bukan karena kita terlalu sibuk belajar dan bermain, tapi memang kebetulan belom ketemu aja." Yaya aku sangat setuju.

Ada sebuah cerita mitos China yang pernah aku dengar mengenai pencarian yang orang bilang itu 'soulmate'. Katanya diantara kita dan dia ada 7 orang yang akan mengantarkan kita untuk bisa bertemu satu sama lain. Misalkan kita A dan dia B, maka yang terjadi adalah seperti berikut

A 0 0 0 0 0 0 0 B

Menurut cerita China kita akan mengenal 7 orang itu dan 7 orang itulah yang akan mengantarkan kita untuk bisa bertemu satu sama lain. Ada beberapa persinggahan yang harus kita jalani sebelum mengenal seseorang yang tepat. Dan 7 orang itu akan membawa kesan sendiri di hidup kita, entah dia berwujud teman kita atau mungkin mantan-mantan kita. Siapa yang tahu. Kita tidak pernah tahu ke mana kapal akan berlayar. Kita bagaikan nakoda amatir yang tidak mempunyai peta dan tidak bisa membaca arah angin. Yang kita lihat hanyalah isyarat dan pertanda dari langit. Apakah langit kelabu ataukah cerah adakah burung-burung laut yang membisikan pesan. Yang bisa kita rasakan hanyalah isyarat dan pertanda kasat mata. Sesuatu yang dilihat dan didengar saja bisa salah apalagi yang hanya dirasa-rasa? Itulah seninya. Sayangnya sesuatu yang indah itu kasat mata dan hanya bisa kita rasakan dalam hati.

Tentu saja membutuhkan waktu yang agak lama untuk menemukan sesuatu yang berharga dan dinanti. Tentu butuh waktu.

Dan apabila kita sudah mendapatkannya, bagaimana kita bisa menjaga cinta itu. Bagaimana cara kita bisa terus-terusan jatuh cinta pada orang yang sama setiap harinya. Aku harap aku dan kalian bisa menemukannya :))




1 comments: